Senin, 25 Mei 2015

List Peralatan Pendakian

Kegiatan pendakian memang bukan kegiatan yang ringan. Diperlukan persiapan fisik, mental dan peralatan yang dapat membantu selama kegiatan pendakian. Berikut list beberapa perlengkapan pendakian yang mungkin saja dapat menjadi referensi bagi teman-teman yang akan melakukan pendakian.

Perlengkapan Pribadi 

  1. Sepatu ( direkomendasikan untuk menggunakan sepatu trekking atau sepatu ABRI)
  2. Kaus Kaki ( 2 pasang, 1 dipakai selama perjalanan dan satu lagi untuk ganti)
  3. Celana + Baju Perjalanan
  4. Celana + Baju Ganti/Tidur
  5. Jaket Tebal
  6. Sarung Tangan
  7. Masker
  8. Daypack/Carrier
  9. Peralatan Mandi
  10. Matras
  11. Sleeping Bag (optional)
  12. Lampu senter/headlamp
  13. Ponco/Jas Ujan
  14. Veldples (Tempat minum)
  15. Survival Kit 
  16. Korek Api pematik
  17. Korek Api Gas
  18. Lilin
  19. Kail dan senar pancing
  20. Jarum dan benang
  21. Kompas
  22. Peluit
  23. Peniti
  24. Plester


Peralatan Kelompok
  1. P3K
  2. Peralatan Navigasi
  3. Peralatan Memasak
  4. Kompor Lapangan
  5. Trangia
  6. Prafin/Tabung Butane/Spirtus
  7. Misting
  8. Alat Makan
  9. Tenda
  10. Kompan
  11. Flysheet
Sumber : Campur-campur


Semoga dapat membantu :D

Cara Mengatasi Telinga Berdengung Saat di Pesawat

Mungkin beberapa dari teman-teman semua pernah merasakan sakit pada telinga saat sedang berada di pesawat terbang. Umumnya hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara.

Apakah itu sesuatu yang normal? Keadaan ini disebut Oklusi Tuba atau adanya sumbatan pada saluran tuba yang berada di telinga. Tuba eustachius / Eusthacian tube adalah saluran yang dimulai dari telinga tengah dan berakhir dibelakang hidung atau didaerah pangkal tenggorok. Saluran ini berfungsi untuk menyeimbangkan tekanan udara di telinga tengah dan tekanan udara di luar. Bila terjadi perbedaan tekanan maka saluran ini akan membuka dan membiarkan udara masuk ke telinga tengah sehingga tekanan menjadi seimbang.

Terus gimana cara mengatasinya? Berdasarkan berbagai sumber, berikut adalah cara mengatasi telinga berdenging saat di dalam pesawat terbang.

  1. Mengunyah. Saat berada dalam pesawat, anda dapat mengunyah permen karet yang dapat dipersiapkan sebelum menggunakan transportasi udara ini. Ternyata dengan mengunyah dapat memberikan efek pada saluran eustaceus yang secara otomatiss akan menutup dan membuka sehingga telinga tidak akan berdengung lagi
  2. Minum air. Jika kunyahan tak banyak membantu, maka ada baiknya kita meminum air dalam jumlah lumayan banyak karena hal ini dapat juga membantu menghilangkan tekanan dalam telinga.
  3. Gerakan Menguap. Bila saran diatas belum manjur, maka menguaplah. Gerakan menguap selebar dan sekeras mungkin dapat dilakukan beberapa kali untuk mengurangi dengung di telinga. **ati-ati jangan sampai menganggu penumpang lain**
  4. Menutup Hidung dan Mulut.  Tutup hidung dan mulut secara bersamaan lalu tahan beberapa saat kemudian hembuskan nafas melalui hidung secara berlahan. Jika berhasil maka tekanan udara di telinga akan terasa keluar. Namun langkah ini tidak disarankan bagi penderita penyakit jantung. 
  5. Gunakan Ear Plug yang khusus dipakai saat terbang
Khusus pada anak2 atau bayi tidak perlu telinga ditutup dengan kapas (cara ini banyak di nasehatkan oleh orang tua) tetapi cukup dengan diberikan minum yang banyak pada saat pesawat di udara, karena dengan menelan, tuba akan terbuka terus menerus. Menutup telinga dengan kapas tidak efektif untuk mengatasi oklusi tuba pada anak, cara ini hanya berguna untuk mengurangi suara bising pesawat. Jadi bila membawa anak kecil naik pesawat dan anaknya mulai rewel sebaiknya diberi minum air atau susu, karena ada kemungkinan dia mengalami oklusi tuba.


Jika Anda sudah mendarat dan masih merasakan sakit, bisa gunakan cara berikut :

  1. Bersihkan telinga Anda dan teteskan air hangat ke dalam telinga Anda, agar telinga Anda menjadi hangat dan bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Pada umumnya, jika suhu lingkungan tujuan Anda hangat, maka tips ini sangat tepat untuk dilakukan. 
  2. Minumlah tylenol (obat sakit kepala) atau ibuprofen (obat pencegah peradangan). Minumlah tylenol 30 menit sebelum Anda mendarat. Tylenol membutuhkan waktu untuk bereaksi. 30 menit adalah waktu yang cukup untuk membiarkan tylenol bereaksi.
Dikutip dari berbagai sumber :

Minggu, 24 Mei 2015

Cara Merawat Tenda

Tenda ibarat rumah saat kita sedang berada di alam terbuka. Dia mampu melindungi kita dari terpaan angin, hujan, badai, panas dan masa lalu .. **ups. hehehehhe

Biasanya harga tenda menjadi harga gear yang paling mahal mengingat fungsinya yang sangat penting. Jadi tentulah kita perlu melakukan ritual perawatan khusus supaya dia selalu terjaga ketangguhannya. Berikut adalah tips untuk merawat tenda supaya tetep awet :D

  • Pertama, pastikan kamu gak mendirikan tenda di tempat yang membuatnya rawan terkoyak. Hindari mendirikan tenda di tempat-tempat yang memiliki akar-akaran maupun batu-batu yang tajam. Selain gak nyaman dipakai tidur, tempat seperti ini juga bisa mengoyak alas tendamu.
  • Sepulang mendaki, langsung keluarkan tenda dari wadahnya dan bersihkan dari kotoran yang tercecer. Tenda yang kamu gunakan pasti gak luput dari kotoran seperti tanah dan sisa makanan. Jadi, pastikan tak ada kotoran yang menempel sebelum disimpan. Bagian frame juga patut diperhatikan agarframe-nya tidak mudah berkarat.
  • Setelah tak ada kotoran yang menempel, cucilah tenda dalam keadaan berdiri. Dirikan dulu tendamu dengan frame terpasang. Ini akan memudahkan tenda untuk dibersihkan. Selanjutnya, siram dengan air mengalir dan bersihkan kotoran yang menempel dengan kain plus mild soap. Sementara, bagian flysheetbisa direndam sebentar dalam ember atau digantung lalu disemprot air. Bersihkan noda yagn menempel dengan spons atau kain lembut. Jangan lupa cuci kantongnya juga.
  • Setelah selesai dicuci, jangan buru-buru dibongkar dulu. Biarkan tenda mengering dalam keadaan berdiri. Kalian bisa memanfaatkan plas chamois untuk mengeringkan sudut-sudut tenda. Selanjutnya, letakkan saja di udara terbuka yang terlindung dari sinar matahari seperti di teras rumah dan biarkan kering dengan sendirinya. Setelah tenda dibongkar, jangan lupa lap frame-nya satu persatu dengan kain kering.
  • Sisipkan silica gel dan simpan di tempat yang sejuk dan kering. Kalian bisa menyimpannya di dalam ruangan atau di lemari. Yang penting, hindari tempat-tempat lembab untuk menyimpan peralatan outdoormu.
Sumber : sini

Cara Merawat Sleeping Bag

Sleeping bag atau yang biasa disingkat SB juga punya peranan yang penting dalam perjalanan kita. Untuk teman-teman yang sering naik gunung passti taulah gimana pentingnya SB terutama saat suhu udara dingin mendera dan kehangatan yang dibutuhkan. Mungkin dia ibarat pahlawan saat kita-kita akan tidur dalam dekapan hangat. hehehe
Sumber : disini

Oleh karena itu kita perlu memperlakukan dia dengan benar dan layak, supaya kehangatan dan kenyamanannya tetap terjaga, Berikut beberapa cara merawat kantong tidur ini.

  • Pada pagi hari setelah kamu menggunakannya di dalam tenda, keluarkan kantong tidurmu dan jemur sebentar di luar tenda. Mendaki sampai ke puncak adalah kegiatan yang menguras keringat. Saat masuk ke sleeping bag, kamu tentu gak sempat mandi dulu karena air di gunung terbatas. Jangankan mandi, ganti baju aja belum tentu. Nah, biar SB-mu gak jadi bau gara-gara keringat dan debu yang menempel, biarkan dia terkena sinar matahari setelah kamu bangun pada pagi harinya. Buka lebar-lebar dan jemur saja di atas tenda barang sejenak.
  • Cucilah SB sesekali biar kotorannya terangkat dan bahannya kembali empuk dan mengembang. Sleeping bag umumnya menggunakan bahan khusus yang membuatnya tak perlu sering-sering dicuci. Cucilah setelah beberapa kali penggunaan agar SB kembali bersih dan mengembang. Untuk mencucinya, kamu bisa merendamnya selama sekitar setengah jam dalam campuran air plus sabun tanpa deterjen. Setelah itu, kucek lembut pada bagian yang kotor agar kotorannya terangkat. Untuk noda yang membandel, kamu bisa menggunakan sikat yang halus.
  • Setelah dicuci, cukup gantung dan angin-anginkan sleeping bag di tempat yang terlindung dari sinar matahari. Sinar matahari adalah musuh buat warna peralatan outdoor, makanya, cukup jemur sampai kering di tempat teduh.
  • Simpanlah sleeping bag pada kantong yang longgar atau gantung saja di lemari. Bila tidak digunakan dalam waktu lama, jangan menyimpannya dalam keadaan terkompresi seperti saat kamu mengemasnya dalam keril, karena bisa membuat tingkat kenyamannya berkurang. Masukkan ke kantong yang longgar plus sisipkan silica gel bila perlu.
Sumber : dari sini aja sih

Cara Merawat Sepatu Trecking

Kita Adalah sepasang sepatu, selalu bersama tapi tak bersatu 
Sumber : Dokumen Pribadi dengan si Ungu :D 


Yup yup yup,,,,,
Sepenggal lirik lagu "Sepatu" nya Bang Tulus mengawali tulisan ini, Hehehehe
Sepatu trekking adalah salah satu gear yang perlu sekali kita manjakan. Karena kesehatan dia menentukan setiap langkah kita dalam menjelajahi tempat-tempat yang kita kunjungi. Perawatan sepatu gunung sedikit berbeda dengan sepatu sekolah atau sepatu jogging. Karena ada beberapa hal-hal penting yang perlu kita perhatikan seperti lapisan kedap air dan sol nya. Nah supaya dia berumur panjang dan mampu kalian ajaka menjelajahi berbagai tempat, Ini beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk menjaga dia,,

  • Jangan biarkan sepatumu basah terlalu lama saat pendakian. Cuaca yang gak bisa diprediksi selama mendaki—terutama saat musim hujan—bisa membuat kita menghadapi hujan dan lumpur yang bikin sepatu kita basah dan kotor. Padahal, sepatu trekking yang kita punya belum tentu tahan air. Apalagi, air dan lumpur yang menempel bisa mengurangi umur sepatu. Makanya, jangan pernah lupa untuk membawa lap penyerap air seperti plas chamois yang bisa langsung menyerap air dan mengurangi basah di sepatumu. Apalagi, sepatu yang basah ‘kan bisa bikin masuk angin.
  • Saat mencuci, cukup bersihkan dengan sikat lembut dan sabun tanpa deterjen. Sepatu trekking yang kalian punya sebaiknya gak perlu direndam biar lapisan lemnya gak rusak. Cukup dibasahi aja, lalu gunakan sikat gigi dan sabun tanpa deterjen. Tapi, kalau gak terlalu kotor, sebaiknya gak usah sering-sering dicuci.
  • Setelah dicuci, cukup keringkan di tempat yang teduh. Seperti halnya keril, sinar matahari langsung juga bisa merusak warna sepatumu. Letakkan aja di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara yang baik tapi terlindung dari sindar matahari.
  • Setelah kering, sisipkan silica gel dan letakkan di rak terbuka. Tak perlu memasukkannya lagi ke dalam kotak, cukup taruh saja di rak sepatu. Yang penting, jangan sampai ditumpuk dengan sepatu lainnya. Biar bentuknya tetap terjaga, kamu juga bisa menyisipkan gumpalan kertas ke dalam sepatu.
  • Biar sepatumu makin awet, gak ada salahnya dijahit sebelum digunakan. Biasanya, kita menjahit sepatu setelah lemnya terkelupas dan solnya mulai lepas. Padahal, menjahit sol sepatu justru lebih baik dilakukan saat kita baru membelinya. Jahitan pada sepatu baru memang bikin sepatu kurang sedap dipandang. Tapi, dijamin umur sepatumu bisa lebih panjang.
Sumber : di sini aja
.


Cara Merawat Tas Caril

Pasti diantara kalian semua, harga tas caril kalian bisa dinobatkan menjadi harga gear paling mahal diantara gear-gear yang lainnya. Harga tas caril yang mahal tentunya membuat kalian memberikan perhatian khusus kepadanya supaya dia bisa selalu setia setiap saat menemani kalian dalam perjalanan mencari kitab suci (**LOL). hehehehhe

Sumber : dokumen pribadi heheheh


Caril yang sehat dan nyaman tentunya menjadi hal yang penting bagi kita, Yah karena berbagai barang yang kita butuhkan saat perjalanan selalu masuk di sana. Entah itu barang yg masih bersih ataupun yang sudah ternoda (**kotor maksunya) hehehe. Bisa jadi kaos kaki yang bau pun kita simpan di dalam caril supaya mencegah aroma parfum merebak ke segala penjuru (**lebay) hehehe. 

Jadi mengingat pentingnya menjaga kesehatan dan kenyaman si caril, saya akan sedikit berbagi tips buat kalian gimana cara menjaganya supaya dia tetap setia setiap saat :D. Berdasarkan berbagai sumber baik internet maupun orang-orang, ini nih tipsnya :

  • Sepulang mendaki, pastikan kamu langsung mengosongkan kerilmu. Cek kantong-kantongnya, jangan sampai ada benda tertinggal di dalam keril, terutama sisa-sisa logistik yang gampang mengundang semut dan jamur. Balikkan tasmu biar semua kotoran yang ada di dalamnya rontok semua. Jangan lupa kaos kaki yang bau juga dikeluarin ya hehehhe
  • Saat mencucinya, hindari deterjen dan sikat. Alih-alih, gunakan kain lembut dan sabun tanpa deterjen. Kalau kerilmu gak begitu kotor, gak perlu buru-buru dicuci. kamu bisa membersihkan noda dan debu yang menempel dengan lap basah. Kalau nodanya bandel, gunakan sikat gigi dan sedikit sabun tanpa deterjen, misalnya shampo atau sabun bayi, lalu sikat dengan lembut.
  • Kalau memang udah kotor banget , kalian bisa merendamnya sebentar di air hangat yang dicampur sedikit sabun tanpa deterjen atau air sirih. Sabun tanpa deterjen cukup ampuh untuk mengangkat kotoran tanpa harus merusak tas saat direndam. Alternatif yang alami, kamu bisa juga memanfaatkan air rendaman sirih yang ampuh untuk menghalau bau. Yang penting, jangan gunakan mesin cuci untuk mencuci kerilmu.
  • Setelah dicuci, gantung dan angin-anginkan tasmu di tempat teduh. Jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari, karena itu bisa bikin warna tasmu menjadi pudar. Cukup angin-anginkan saja di tempat teduh yang sirkulasi udaranya baik.
  • Biar tasmu gak lembab saat disimpan, manfaatkan silica gel atau kapur barus. Tas yang lembab bisa mengundang jamur. Selain gak sedap dipandang, jamur ini juga bisa merusak tasmu. Nah, biar gak ada jamur yang menghampiri, kamu bisa menyimpan beberapa silica gel atau kapur barus di dalamnya. Tentunya setelah keril benar-benar kering seusai dicuci.
  • Agar debu gak nempel, bungkus kerilmu dengan plastik sebelum disimpan. Sudah dicuci dan diberi silica gel, sayang dong, kalau tasmu kena debu? makanya, sebelum disimpan, bungkus kerilmu dengan plastik. Pastikan seluruh permukaan tas tertutupi dan tak ada tali yang menjuntai keluar.
  • Jangan tindih kerilmu dengan benda berat agar bentuknya tetap terjaga. Keril biasanya memiliki frame untuk menjaga agar bentuknya tetap tegak saat dijejali dengan perlengkapan pendakian. Menindihnya dengan benda yang berat saat disimpan bisa merusak frame kerilmu.
Sumber : di sini aja
Nah itu tips yang dapat digunakan untuk merawat tas caril biar awet dan ga ngambek. hehehehe. Lamanya umur si caril tergantung bagaimana kita merawatnya lho.. jaga baik-baik ya si dia, inget2 aja berapa budget yang udah kita habiskan buat memilikinya,, eaaaaa :P