Tampilkan postingan dengan label Pendakian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendakian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2016

Obat Yang Wajib Dibawa Pendaki

Bagi anda yang ingin melakukan pendakian, memang ada serangkaian persiapan yang harus anda lakukan agar pendakian menuju puncak bisa berjalan dengan lancar mulai dari persiapan fisik, informasi yang dibutuhkan, peralatan, kebutuhan makanan, sampai pada obat yang harus dibawa saat mendaki. Mempersiapkan segala obat yang harus dibawa saat mendaki ini sangat penting, karena bagaimanapun kita tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi ketika berhadapan dengan alam.

Beberapa hal yang mungkin akan mengganggu pendakian sehingga membutuhkan obat adalah cuaca yang tidak menentu dan pada akhirnya menggangu kondisi tubuh, gangguan binatang, atau gangguan laiya. Lalu apa saja sih obat yang harus dibawa saat mendaki? Bagi anda yang ingin mengetahuinya anda bisa menyimak pembahasan kami kali ini.
  1. Anti inflamasi non steroid (AINS)
    Obat yang harus dibawa saat mendaki yang pertama adalah obat anti inflamasi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kesehatan yaitu peradangan. Gangguan kesehatan yang satu ini biasanya ditandai dengan timbulnya gagal fungsi, bengkak, nyeri, merah, dan juga panas. Ada beberapa obat yang masuk kedalam jenis AINS seperti berikut ini :
  • Paracetamol, obat ini untuk mengatasi gangguan kondisi demam dan juga beberapa rasa nyeri pada otot sedni, sakit kepala, nyeri haid, gigi, influenza. Perlu anda ketahui bahwa obat ini juga memiliki efek samping seperti muntah, mual, dan gatal.
  • Asam mefenamat, Obat yang harus dibawa saat mendaki ini berguna untuk membantu mengurangi sakit nyeri ringan atau sedang. Sedangkan untuk efek sampingnya sendiri adalah konstipasi, nyeri perut, muntah, mual, dan juga diare.
  • Catarflam, obat yang ini bisa anda gunakan untuk membantu menurunkan demam dan nyeri. Sedangkan untuk efek sampingnya sendiri yaitu usus dan lambung.
  1. Obat penyakit maag
    Maag merupakan penyakit bagian saluran pencernaan dimana lambung dalam keadaan kosong namun tetap menjalankan proses sehingga akan menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengatasi penyakit maag ini ada beberapa Obat yang harus dibawa saat mendaki.
  • Omeprazole, obat yang satu ini biasanya digunakan untuk mengatasi penyakit maag dalam keadaan sudah parah atau kronis.
  • Antasida, obat yang satu ini digunakan untuk mengatasi penyakit maag karena memiliki fungsi untuk menetralkan asam basa dalam lambung karena mengandung asam basa. Anda bisa mencari obat yang mengandung zat yang satu ini.
  1. Obat untuk diare
    Penyakit yang biasa dialami oleh seorang pendaki adalah diare yang disebabkan oleh makanan yang dimakan pada saat sebelum mendaki gunung dan salah satunya adalah mie instan. Jika anda ingin mendaki gunung dan tidak ingin mengalami diare berkepanjangan berikut beberapa Obat yang harus dibawa saat mendaki yang bisa digunakan untuk mengatasi diare.
  • Attapulgite, bagi anda yang terserang penyakit diare anda bisa mengkonsumsi 1,2 sampai 1,5 gram sesudah mengalami BAB.
  • Loperamide, untuk obat yang satu ini anda bisa meminumnya baik untuk sebelum BAB ataupun sesudahnya.
  1. Mual dan muntah
    Selanjutnya, obat yang harus dibawa saat mendaki adalah obat untuk mengatasi ganguan mual dan muntah. Berikut beberapa jenis obat untuk mengatasi hal tersebut.
  • Dimendrinat, untuk obat ini anda bisa menyebutnya dengan obat dengan nama antimo yang biasa digunakan untuk mengatasi mual atau muntah pada saat berpergian menggunakan alat transportasi.
  • Metoclorpramid, untuk jenis yang ini anda bisa mengkonsumsinya dalam 3 kali sehari dengan takaran 5 sampai 10mg.
Itulah beberapa obat yang harus dibawa saat mendaki, jadi sebelum anda berniat untuk menikmati keindahan alam dari ketinggian, anda bisa membeli terlebih dahulu obat yang harus dibawa saat mendaki ini di apotek terdekat.
Sumber : Disini

Kamis, 25 Februari 2016

Hipotermia

Definisi Hipotermia
Hipotermia adalah kondisi dimana mekanisme tubuh mengalami drop dan kesulitan saat upaya pengaturan suhu tubuh dalam mengatasi tekanan suhu dingin disekitarnya.
Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh inti manusia jatuh jauh dibawah suhu tubuh normalnya. Hal ini dapat dengan mudah menimpa orang yang bila terkena angin dingin atau dalam keadaan basah yang terlalu lama. Kondisi ini sering dijumpai khususnya oleh para pendaki gunung.
Gejala awal penderita, saat suhu tubuh mulai menurun drastis, ia akan menggigil sebagai bentuk upaya tubuh menghangatkan diri, setelah itu tiba dimana tubuh kehilangan banyak energi, hingga batas energi penderita habis lalu memasuki fase kritis, saat-saat dimana jika tak tertolong bisa berakhir kepada kematian.
Add caption

Cara Mencegah Hipotermia
Berikut beberapa tips untuk mencegah serangan hipotermia:
  1. Selalu lengkapi pendakian dengan perlengkapan sesuai prosedur pendakian, seperti contohnya jaket gunung (polar didalam, anti air dan anti angin), celana lapangan quickdry yang saat basah cepat mengering, sleeping bag, kaos kaki, sarung tangan polar, raincoat atau jas hujan.
  2. Hindari kontak dengan air secara langsung. Jika hujan turun segera kenakan jas hujan, walaupun hujan yang turun tidak terlalu lebat atau masih rintik-rintik. Hujan yang rintik inilah yang seringkali menjadi penyebab lalainya pendaki yang dengan gengsinya beresiko terserang hipotermia.
  3. Jangan pernah mendaki dengan menggunakan celana jeans! celana jeans akan sangat sulit kering jika terkena basah baik oleh keringat maupun air hujan.
  4. Jangan berlama-lama mengenakan pakaian basah, pakaian basah adalah faktor utama penyebab turunnya suhu tubuh. Segera ganti dengan pakaian yang kering.
  5. Pastikan tidur dalam kondisi yang hangat, minimal tidak kedinginan. Alasi alas tidur dengan matras, gunakan sleeping bag, lapis tubuh dengan jaket tebal berbahan polar didalamnya, gunakan kupluk, double kaos kaki, juga pakai sarung tangan polar. Pastikan tidur anda nyaman dan aman dari hawa dingin.

Cara Mengatasi Hipotermia
Penjelasan cara mengatasi penderita hipotermia dibedakan berdasar kondisi penderita, penderita dalam keadaan sadarkan diri atau dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Penderitan dalam keaadaan sadarkan diri
  1. Ganti baju basah, dengan baju kering.
    Seperti disebutkan diatas, pakaian dalam keadaan basah lah yang bisa menjadi faktor utama serangan hipotermia datang. Ganti segera baju dan celana yang basah dengan pakaian yang kering nan hangat. Ganti secara perlahan, harus hati-hati karena tubuh penderita sangat rentan dengan goncangan.
  2. Kasih minuman hangat.
    Selanjutnya beri minuman hangat. Minuman yang hangat akan membantu tubuh untuk mengembalikan suhu tubuh yang hilang. Contohnya coklat hangat atau teh hangat.
  3. Kasih makanan berkalori tinggi.
    Dalam usaha menyeimbangkan suhu tubuhnya manusia membutuhkan kalori yang tinggi, karena itu sangat disarankan penderita dibantu untuk mengkonsumsi makanan yang berkalori tinggi seperti sereal, sup hangat, coklat dan minuman manis lainnya.
  4. Ajak bergerak.
    Jika kondisi sudah membaik, penderita sudah mulai merasakan hangat di tubuhnya. Selanjutnya ajak penderita untuk bergerak, ajaklah ia berolahraga kecil agar tubuhnya maksimal dalam menghasilkan suhu tubuh. Tapi ingat jangan sampai membuat penderita terlalu lelah dan mengeluarkan keringat, karena jika berkeringat maka akan membuat pakaiannya basah dan bisa menimbulkan dingin datang kembali.
  5. Buat api unnggun di sekitar.
    Usaha terakhir anda bisa membuat api unggun di sekitar guna menangkis udara dingin sekitar. Pastikan api unggun yang dibuat aman dan tidak membahayakan sekitar tenda.
Penderita dalam keadaan tidak sadarkan diri
Kondisi kedua adalah ketika kondisi penderita sudah kritis dan tidak sadarkan diri.
  1. Ganti baju basah, perlahan.
    Pertama ganti bajunya yang basah perlahan, ganti dengan pakaian yang kering. Ingat harus hati-hati dan perlahan.
  2. Masukkan kedalam sleeping bag.
    Selanjutnya, jika sudah diganti dengan baju yang kering kemudian masukkan penderita kedalam sleeping bag dan lapisi dengan lapisan yg hangat, seperti jaket dan juga selimut.
  3. Buka bajunya peluk tubuhnya. kulit ketemu kulit.
    Jika memungkinkan buka bajunya dan peluk tubuhnya (dengan keadaan sama-sama tidak berpakaian), kulit ketemu kulit, dipercaya atau tidak ini akan membantu mempercepat peningkatan suhu tubuh.
  4. Upayakan agar penderita segera sadarkan diri.
    Tepuk-tepuk pipinya, ajak bicara. sebut namanya terus hingga ia sadarkan diri.
  5. Jika sudah sadarkan diri lakukan penanganan seperti point diatas “penanganan saat penderita dalam kondisi sadarkan diri”
Demikian semoga bermanfaat. Salam 

Kamis, 21 Januari 2016

Mengenal Tanda-Tanda Alam



Dalam mengadakan suatu pendakian, kita juga perlu mengetahui dan mempelajari berbagai tanda-tanda alam yang sangat berguna untuk mengetahui perubahan cuaca. Beberapa tanda-tanda alam yang perlu kita ketahui adalah:

1. KABUT
Bila terdapat kabut tipis dan merata yang membumbung tinggi ke atas, berarti kurangnya uap air di udara dan itu menandakan cuaca akan selalu baik. Cuaca yang terang benderang di pagi hari bertanda buruk pada hari itu, apabila kemarinnya turun hujan. Sedangkan langit yang ditutupi awan kemudian mulai terang pada pagi hari, menandakan cuaca baik.
Jika ada kabut di atas lembah pada pagi hari bertanda cuaca baik, sedangkan di gunung-gunung menandakan akan turunnya hujan. Udara sejuk dan ada embun di pagi hari, menunjukkan bahwa cuaca baik tapi panas dan kering, biasanya hujan akan turun di siang hari.

2. AWAN
Jika langit diliputi awan tebal dan gelap menandakan akan turun hujan yang deras.

3. MATAHARI
Apabila matahari terbit berwarna merah dan diliputi garis-garis awan yang kehitaman, bertanda akan ada hujan, tapi jika berwarna bersih dan terang cuaca bertanda baik.
Matahari terbit dengan warna kemerah-merahan yang terang bertanda cuaca baik, jika warna merah dicampuri garis kekuning­-kuningan bertanda akan hujan lebat.
Jika matahari terbenam dengan warna kekuning-kuningan/orange bertanda akan ada hujan, tetapi bila dengan warna merah muda atau kekuning-kuningan bertanda cuaca baik. Warna merah pada matahari terbenam berarti akan terjadi angin yang cukup kencang.

4. BINTANG
Apabila pada malam hari di langit cahaya bintang terang sekali maka sudah dipastikan bahwa pada malam itu cuaca akan cerah, sedang bila cahayanya nampak suram bertanda cuaca kurang baik/buruk.

5. B U L A N
Bulan terlihat terang dan bersinar cerah menandakan cuaca akan baik, tapi bila bulan diliputi awan gefap di sekelilingnya, berarti hujan akan turun. Sedangkan jika ada lingkaran putih (halo) yang melingkari bulan menandakan tidak ada ketentuan cuaca pada malam itu.

6. B I N A T A N G
Keadaan atau perubahan cuaca, juga bisa kita amati dari tingkah laku binatang.
Jika kita perhatikan, naluri binatang yang berhubungan dengan cuaca akan membuat kita tercengang dan semakin menunjukkan pada kita betapa besar karya Tuhan Yang Maha Esa yang mengatur mahluk hidup dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Tanda-tanda cuaca yang berhubungan dengan binatang antara lain:

1. Laba-Laba
Labah-labah akan bersembunyi bila cuaca akan buruk dan rajin mengerjakan sarangnya apabila cuaca baik

2. Semut
Semut akan tetap berada dalam liangnya bila cuaca akan buruk, tetapi mereka akan keluar dari liangnya dan berjalan mondar-mandir bila cuaca akan tetap baik.

3. Lebah/Tawon
Pada cuaca baik, lebah/tawon akan berterbangan jauh dari sarangnya. Hal ini bisa kita perhatikan dengan melihat kosong atau tidaknya sarang lebah.

4. Lalat
Apabila akan turun hujan, lalat akan tetap hinggap di tembok/ dinding, sedangkan pada cuaca cerah lalat akan berterbangan kian kemari.

5. Nyamuk
Nyamuk apabila di pagi hari mengganggu atau menggigit kita, menandakan akan turunnya hujan. Sedangkan jika pada waktu matahari terbenam/magrib, nyamuk berterbangan kesana kemari dan secara berkelompok menadakan cuaca cerah/baik. Tetapi jika selalu berterbangan di tempat yang gelap di dalam bayang-bayang, bertanda cuaca akan buruk/datang hujan.

6. Cacing
Apabila cacing pada malam hari menimbun tanah berbutir-butir di kebun, berarti akan datang hujan. Tetapi bila cacing keluar dari liangnya menandakan hujan akan turun lama.

7. Lintah
Untuk mengetahui suatu keadaan cuaca dengan menggunakan lintah, kita dapat buat Barometer dari seekor lintah yang diletakan di dalam gelas berisi air.
Jika Lintah melekat pada gelas di atas permukaan air maka bertanda cuaca akan tetap baik. Sedangkan bila !intah terus berdiam di dasar gelas, menandakan cuaca akan buruk dalam waktu yang lama. Tapi jika Lintah melekat erat-erat di gelas sedangkan ekornya digerak-gerakan sekeras-kerasnya, maka akan datang badai topan.

8. Siput
Pada cuaca yang baik, Siput akan merayap dengan tenang, sedangkan bila cuaca buruk Siput akan merayap dengan cepat.

9. Ikan
Ikan akan melompat-lompat di atas permukaan air jika cuaca akan buruk / hujan.

10. Katak
Katak/kodok akan berdiam di dalam air bila cuaca akan buruk, tetapi bila cuaca akan baik Katak akan duduk-duduk di tepi kolam Sedangkan jika pada malam hari di musim kemarau dimana cuacanya baik tetapi katak tidak menyanyi, menandakan akan datangnya cuaca buruk.

11. Ayam
Ayam akan tetap berjalan-jalan dan membiarkan dirinya kehujanan menandakan hujan tidak akan berlangsung lama, sedangkan jika berteduh hujan akan berlangsung lama. Jika ayam selalu mencakar­cakar tanah berarti hujan akan datang.

12. Bebek/Angsa
Bebek/Angsa akan nampak tidak tenang dan selalu menggigit bulunya (memberi lemak), apabila cuaca akan buruk.

13. Burung Kepinis
Burung Kepinis akan terbang tinggi sekali jika cuaca akan baik, karena serangga makanannya juga terbang tinggi. Tetapi bila terbangnya rendah menandakan cuaca akan buruk.
Pada pagi hari dengan cuaca buruk, Burung Kepinis akan tinggal diam dalam sarangnya.

14. Kambing
Apabila kita mencium bau badan kambing dari jarak yang lebih jauh dari biasanya, menandakan akan turun hujan.

15. Kelelawar
Kelelawar akan terbang mulai senja hari bila cuaca akan baik pada malam hari tetapi bila berdiam di dalam goa maka cuaca akan buruk.

16. Asap
Apabila asap api naik dengan tegak lurus dan tinggi sekali maka cuaca akan tetap baik. Tetapi apabila asap naiknya mendatar dengan tanah rendah cuaca akan buruk.

17. Burung Gagak
Jika hujan akan turun, burung Gagak akan terbang berputar-putar di atas sarangnya.

Tanda-tanda lain jika cuaca akan buruk:
1. Kucing akan duduk membelakangi api, sambil mengusap-ngusap kepalanya dengan kaki depannya yang dibasahi dengan mulutnya.
2. Bila Anjing menggali tanah atau menyembunyikan tulang.
3. Burung-burung membasahi bulu-bulunya dengan paruhnya.
4. Bila bau bunga tercium semerbak sekali.
5. Burung-burung laut terbang menuju daratan.

Selasa, 19 Januari 2016

Kenalan sama Ransel

Sumber : Disini
Kalau cara gendong "PACAR" yang bener sih kayak gini :

Nah udah kenal belum sama "Pacar" sendiri??
Kenalan yuks :D

Gunakan 6 Trik Ini Supaya Tubuhmu Tetap Hangat Saat Berkemah


Tidur di alam terbuka memang satu pengalaman yang tak akan terlupakan. Terlelap sambil berteman suara alam yang seakan melantunkan harmoni selaras yang membuat istirahat kian nyenyak. Terlebih, kalau kamu berkemah di tempat yang sudah lama diidam-idamkan.
Berada di satu ketinggian tertentu, udara pun terasa lebih dingin. Sudah mengenakan berbagai peralatan yang menepis rasa dingin, tapi rasanya tak cukup juga. Supaya udara dingin itu tak mengganggu keasyikan berkemahmu, trik-trik berikut ini yang jangan sampai terlupakan.
Letakkan wadah berisi air hangat di perut. Kalau kamu membawa botol atau tempat minum, isi dengan air hangat dan letakkan di perut. Cara ini paling baik dilakukan saat kamu sedang merebahkan tubuh. Hangat air ini akan menyebar hingga ke seluruh tubuh dan membuatmu tak kedinginan.
Lompat-lompat kecil sebelum masuk ke tenda untuk tidur. Pergerakan ini bisa menyebabkan panas tubuh meningkat seketika. Sehingga saat tidur, tubuhmu tak akan kedinginan. Mungkin akan sedikit terlihat konyol, namun trik ini berhasil untuk menepis dingin yang menyerang tubuh
Tidur berhimpitan dengan teman. Mungkin kamu juga sudah tahu kalau tubuh manusia itu menghasilkan panas yang relatif konstan. Saat kedinginan, siasati dengan tidur saling berhimpitan dengan teman setendamu, sehingga panas tubuh kalian yang akan saling menjaga dari hawa dingin.
Mengenakan topi. Tak ada cara yang lebih baik dari menjaga kepalamu tetap hangat. Kalau bagian atas tubuh sudah kedinginan, maka sisanya akan lebih mudah terserang. Mengenakan topi bisa jadi salah satu solusi untuk mencegah hal itu terjadi. Kalau bisa, bawa dua topi untuk berjaga-jaga.
Jangan konsumsi minuman yang mengandung alkohol. Mungkin untuk beberapa saat, alkohol akan membuatmu hangat, namun efeknya akan hilang dengan cepat. Kalau sudah begitu, kamu malah terserang dehidrasi yang bisa membuatmu jadi merasa lebih dingin di setiap pergerakanmu.
Pilih peralatan yang tepat. Gunakan jaket, celana, dan berbagai macam peralatan kemah yang tepat. Walau terkadang menghabiskan biaya yang sedikit lebih banyak, namun lebih baik hal itu dilakukan sebelum kamu kedinginan yang nantinya berpotensi mengakibatkan kematian.

Senin, 25 Mei 2015

List Peralatan Pendakian

Kegiatan pendakian memang bukan kegiatan yang ringan. Diperlukan persiapan fisik, mental dan peralatan yang dapat membantu selama kegiatan pendakian. Berikut list beberapa perlengkapan pendakian yang mungkin saja dapat menjadi referensi bagi teman-teman yang akan melakukan pendakian.

Perlengkapan Pribadi 

  1. Sepatu ( direkomendasikan untuk menggunakan sepatu trekking atau sepatu ABRI)
  2. Kaus Kaki ( 2 pasang, 1 dipakai selama perjalanan dan satu lagi untuk ganti)
  3. Celana + Baju Perjalanan
  4. Celana + Baju Ganti/Tidur
  5. Jaket Tebal
  6. Sarung Tangan
  7. Masker
  8. Daypack/Carrier
  9. Peralatan Mandi
  10. Matras
  11. Sleeping Bag (optional)
  12. Lampu senter/headlamp
  13. Ponco/Jas Ujan
  14. Veldples (Tempat minum)
  15. Survival Kit 
  16. Korek Api pematik
  17. Korek Api Gas
  18. Lilin
  19. Kail dan senar pancing
  20. Jarum dan benang
  21. Kompas
  22. Peluit
  23. Peniti
  24. Plester


Peralatan Kelompok
  1. P3K
  2. Peralatan Navigasi
  3. Peralatan Memasak
  4. Kompor Lapangan
  5. Trangia
  6. Prafin/Tabung Butane/Spirtus
  7. Misting
  8. Alat Makan
  9. Tenda
  10. Kompan
  11. Flysheet
Sumber : Campur-campur


Semoga dapat membantu :D